Dance with my father

Kemarin ibu temanku meninggal, dan sekarang sekilas rindu terbayang, rindu untuk ayah yg sudah lama berpulang. Kian hari kian terlupa, dan dukanya kian ringan, tapi rasa sayangnya menetap tak berkurang.

” If I could get another chance
Another walk
Another dance with him
I’d play  a song that would never ever end
How I’d love love love
To dance with my father again “
Tidak, tidak ada 1 dansa pun terjadi antara aku dan ayahku, 
tidak pernah ada momen – momen seperti itu. 
Tapi kami tertawa bersama, makan bersama, jalan-jalan bersama. 
Tidak pernah ada dansa antara aku dan ayahku.

Tapi ada rasa khawatir yang amat sewaktu hujan lebat dan angin kencang, dan ayahku masih ditempat kerjanya, ada rasa senang tak terkira waktu mendengar deru motornya mendekati rumah, ada rencana jahil untuk bersembunyi dibalik pintu dan mengagetkannya, ada banyak cerita terlontar darinya, ada banyak tawa dibagi bersamanya.
Tidak akan pernah ada dansa antara aku dan ayahku.
Tapi ada doa paling tulus darinya untukku, 
untuk hidupku, untuk bahagiaku.
pict taken from http://www.kootation.com 
===========
PS : Dimasa depan, anak-anakku akan berdansa dengan ayahnya 🙂
Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s