Belajar Maaf

Beberapa waktu yg lalu saya marah2 ga karuan karena seorang teman, gondok tingkat langit.

Tapi, malamnya baru terpikir, berapa banyak waktu yg sudah saya habiskan dengan kegondokan ga jelas ini, berapa banyak waktu tersia-sia buat hal ga penting ini, dan lalu tiba-tiba teringat lagi kutipan ayat di Alkitab-ku yg udah beberapa hari ini ga ku sentuh, Tuhan meminta kita (aku dan kalian) untuk memaafkan musuh dan bahkan mendoakan.

Memaafkan saja sulit apalagi mendoakan beuhhh -_-

Tapi kemudian :

Saya harus memaafkan dan belajar mendoakan, kenapa belajar? karena saya ga yakin punya hati selapang dan seluas dan selembut itu, saya cuman manusia biasa, ga luput dari marah, sakit hati, luka….

Tapi,

Tapi saya harus belajar, karena :

“Memaafkan dan mendoakan adalah hal tersulit sekaligus terindah yg bisa dilakukan oleh seorang manusia kepada sesama, diri sendiri terutama. 
Sesuatu yg saya yakini, Tuhan pun tersenyum ketika kita melakukannya”
picture taken from http://www.phsycologitoday.com 
Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s