LDR :)

Jadi bagaimana, apakah diteruskan atau dibiarkan saja, dibiarkan hingga terlepas sendiri tanpa sesal dan sisa ……
Ketika utara dan selatan terbentang amat panjang dari genggaman
Katamu tidak masalah, teknologi sudah luar biasa mendekatkan
Apa benar begitu ?
Lalu bagaimana dengan waktu, jarum jam tidak sepakat dengan kita, tidak ada kompromi
Katamu tidak masalah, pagimu adalah malamku, itu sudah cukup
Lihat saja ke atas dan pandang langitnya, kita dibawah satu langit yang sama
Sekalipun langitmu gelap ketika aku melihat biru, itu katamu
Apa benar begitu?
Pegang janjiku, katamu
Matahari yang kamu lihat dan aku lihat itu sama, tak peduli pagi atau sore
Dan bulan, ya, bulan yang kamu pandangi ketika malam, sama seperti yang aku pandangi, entah sabit atau purnama
Sekalipun aku melihatnya esok hari
Pegang janjiku, katamu
Akan tiba saatnya, ketika waktu berjabat tangan dan bersahabat dengan kita,
Setahun, dua tahun, tiga tahun, tidak akan terlalu lama, bulan akan bergulir hingga tanpa sadar aku datang
Di rangkaian waktu itu, setidaknya ada satu yang mengeratkan kita, doa yang terucap pada Tuhan yang sama, pemegang roda semesta dan segalanya,
Pegang janjiku, katamu
Dan ya aku pun setuju 🙂

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s