Nadir

Seperti hari-hari yang lalu, selalu mengulang kalimat ini, sepenuhnya bersandar padaMu, untuk setiap lelah dan jerihku, untuk setiap permohonan, untuk setiap mimpi yang lalu lalang datang dan pergi, untuk setiap sedihku, untuk setiap kelemahanku, untuk setiap sisi burukku, untuk setiap keraguan akan sebuah jawaban, untuk setiap hal diluar kuasaku.

Untuk hari ini dan besok, untuk malam ini dan malam – malam lainnya.
Sepenuhnya bersandar padaMu.

Sepenuhnya bersandar pada janji-janjiMu, Tuhan, masakkan Kau tidak tergerak dengan lirihku.

-AnakMu-

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s