Diposkan pada Cerita, Kantor

Kerja .. kerja (1)

Toshiba-ku my half part (lebayy)

kertas dimana-mana 1

kertas dimana-mana 2

kerja banyak, minum banyak

narsis dikit ya 😀

Dan begitulah meja kerja ku kalo lagi kerja, jarang rapi nya heheee.
Iklan
Diposkan pada Cerita, Jurnal Syukur, Relationship

Absurd

*Kesimpulan dari chat beberapa hari yg lalu*

Sesuatu yg aku pikir akan meluap – luap, berbinar – binar

Dan pada akhirnya yang terjadi hanya rasa tidak enak untuk tidak menjawab
Tapi terima kasih sudah menyadarkan, ternyata memang sudah tidak ada apa-apa
Tidak ada rasa hanya hampa
Terima kasih untuk menyadarkan bahwa kini saatnya untuk beralih jalan.
Untuk cinta pertama, yg bahkan mati sebelum terjadi, maaf untuk tidak mengindahkanmu dulu.

**********************this is our end**************************

Diposkan pada Cerita, Doa, Jurnal Syukur, Kantor, Semangat

Iman Pagi

Dear Tuhan,
Aku minta iman, yang besar, hingga mampu memindahkan gunung.
Singkat bukan Tuhan dan aku perlu.
Dunia dan segala penghuninya terlalu kejam kalau hanya mengandalkan seorang diri.
Dan aku tak mampu….

Aku minta iman, yang besar, yang mampu mengguncangkan duniaku.
Singkat bukan Tuhan dan aku perlu ….

-AnakMu-

Diposkan pada Inspiring Person, Lagu

Colton Dixon

Heyhoo, apa kabar kalian?

Hari – hari belakangan ini aku suka banget muterin lagunya Mr. Colton Dixon di laptop kerjaku. Dari sekian banyak lagunya aku paling suka Never Gone. Liriknya itu lohh menyentuh super sekali 🙂
I’m still standing here
No I didn’t disappear
Now the lights are on
See I was never gone
I let go of your hand
To help you understand
With you all along
Oh, I was never gone

I never ever left you
Never ever left you, no
He said I never ever left you
Never ever left you, no
JESUS NEVER EVER LEFT YOU
Never ever left you, no
He sees us, even in the darkness
Now you know you’re not alone 
Pertama kali liat dia di American Idol, terus nge fans terus follow akun twitternya terus suka deh sama lagunya.
Diposkan pada Cerita, Kantor, Teman

Olahraga Yeahhhh

Akhir  – akhir ini temen-temen kerja ku lagi tergila gila sama olahraga, ya lari, senam, badminton semua dilakuin demi kesehatan dan kelangsingan hahaha.

Beberapa waktu yang lalu kami sempet-sempetin ke Monas. Agendanya sih mau lari pagi tapi (jrengg jrengg) ya makan juga, jalan juga :p

Dan kita juga olah raga badminton loh tiap hari Senin.

Terus senam deh seminggu 2x. Hayoo sehat kan kita 😀

Diposkan pada Cerita, Kantor

Audit Uganda Thn 2013

Tanggal 16-17 September yang lalu, ditempat kerjaku ada audit dari NDA Uganda. Seminggu sebelumnya rekanan perusahaan dari India datang buat ngebantu perusahaanku dalam menghadapi audit namanya Ms. Yogitta Atarde, orangnya ramah banget dan berasa temen aja 🙂
Selama masa persiapan itu, beberapa kali kami makan malam bareng. Karena beliau belum pernah ke Indonesia, jadi kami ajak dia ke mall super gede di Jakarta (Grand Indonesia).

Ms. Yogita ini usianya paling baru 37-an, dia suka banget sama anak – anak apalagi yang putih, hidungnya kecil dan matanya sipit.
Oiya, dia juga suka foto, apaan aja dia foto 😀

Nah kalo yang ini fotonya aku yang ambil via line camera :

peppermint tea
spagety carbonara

Selesai audit, Ms. Yogitta ngasih souvenir buat kami :

Mehandi cone
Kain Sari (asli dari India)

Thank you Ms. Yogita for being so nice to us. We’ll missing you.
Diposkan pada Cerita, Daily Activity, Keluarga

Masak yuu …

Jadi kadang – kadang kalo lagi ada waktu luang aku sama adikku suka masak. Masakannya ya apa aja cuma kebanyakan yang super ringkes dan pake bumbu instan 🙂

harusnya pad thai

rendang tanpa bumbu instan
teri sambel

buncis+udang sambel

Kita ngga asal masak loh, kita juga mempertimbangkan rasa slrrrpppp.

Diposkan pada Uncategorized

Get well (really) soon Jerry

Entah kenapa namanya terendap dipikiran aku 2 hari ini, aneh mungkin, karena bahkan aku ngga kenal siapa itu Jerry. Konon dari info yang aku baca via sosmed, Jerry itu atlit basket dan seorang pengidap kanker yg disudut hati aku terselip doa supaya akhirnya dia bisa jadi seorang survivor, amin.
Aku ngga tau apakah tulisan ini akan dibaca oleh seorang Jerry atau nggak, tapi sekalipun ngga dibaca juga ngga kenapa – kenapa. Tulisan ini tulus tanpa pamrih  coment balik atau RT-an kok :).
Dear Jerry,
Tahukah kamu bahwa postingan ini diedit berkali-kali, diketik, diedit, dihapus, diketik lagi dan dihapus lagi karena aku bingung harus memulai tulisan ini dengan kalimat apa. 
Sesakit apa sakitmu? sakit sekali kah? 
Lelahkah kamu? Sedihkah kamu?
Aku ngga tau kata-kata motivasi apa yg cocok buat kamu, karena aku bahkan ngga bisa ngerasain apa yang kamu rasain. Aku cuma bisa dengar katanya-katanya dan katanya.

Dear Tuhan,
Karena aku percaya doa itu ngga harus selalu dengan menutup mata, maka tulisan ini adalah doa.
Maka aku titipkan satu nama diantara ribuan mimpi dan keinginan egoisku, satu nama diantara milyaran manusia di bumi yang aku yakini Kau kenal dengan sangat baik, Jerry Lolowang.
Dear Tuhan, 
Entah rencana seperti apa yang Engkau susun untuk seorang Jerry, tapi kuatkan hatinya untuk selalu percaya …….
Bahwa pada akhirnya, segalanya itu baik dan sempurna.
Bahwa cinta yang Kau punya teramat cukup dan tidak pernah kurang untuknya.
Bahwa Engkau terlalu kaya untuk sekedar mencukupkan segala keperluannya.
Bahwa telingaMu tidak pernah lelah untuk mendengar setiap doanya.
Bahwa bahkan keluhnya pun kau perhatikan dengan seksama.
Bahwa masih ada jutaan hari yang Kau sediakan untuknya…

Dear Tuhan,
Karena tulisan ini adalah doa, maka aku percaya saat ini pun Engkau sedang melihatku dan mungkin menggeleng-gelengkan kepalaMu karena kerunyaman dikepalaku sewaktu menyusun tulisan ini 🙂
Doa ini, jauh dari kata indah apalagi sempurna.

Dear Tuhan,
Kata orang aku ini anak kecil bodoh yg selalu percaya keajaiban, maka biarkanlah aku jadi seperti itu. AjaibMu menenggelamkanku, mengenyangkan  dan selalu memuaskanku. AjaibMu adalah candu.

Dear Tuhan,
Tebarkan sedikit saja percik ajaibMu kearahnya, kepadanya. Supaya dia bukan cuma jadi sekedar penonton kedahsyatanMu tapi juga jadi penerima dan penikmat ajaibMu.

Dear Tuhan,
Lekatkanlah setiap perkataannya dengan ucapan syukur tanpa ujung, karena di setiap pagiMu selalu ada kesempatan yang baru.

Dear Tuhan,
Karena aku percaya tidak satupun doa-doa yang sia-sia, maka apapun jawabMu, aku terima.
Amin.

>>>>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

Dear Jerry,
Kalau suatu waktu nanti, titik nadir menelanmu dalam – dalam, maka ingatlah untuk selalu berpegang pada  tangan kuatNya.
Kalau suatu waktu nanti dunia terasa pekat dan gelap, maka ingatlah terang yang adalah Dia.
Kalau suatu waktu nanti lelah mulai menguras asa, maka ingatlah janjiNya.
Dan hingga akhirnya segala sakit itu terkikis dan hilang, tertawalah sekuat yg ragamu mampu, berlarilah sekencang mungkin, melompatlah, dan lemparkan bolanya sembari berucap terima kasih Tuhan Yesus, ini hebat dan luar biasa.

Get well (REALLY) soon Jerry, God loves you so much.