Get well (really) soon Jerry

Entah kenapa namanya terendap dipikiran aku 2 hari ini, aneh mungkin, karena bahkan aku ngga kenal siapa itu Jerry. Konon dari info yang aku baca via sosmed, Jerry itu atlit basket dan seorang pengidap kanker yg disudut hati aku terselip doa supaya akhirnya dia bisa jadi seorang survivor, amin.
Aku ngga tau apakah tulisan ini akan dibaca oleh seorang Jerry atau nggak, tapi sekalipun ngga dibaca juga ngga kenapa – kenapa. Tulisan ini tulus tanpa pamrih  coment balik atau RT-an kok :).
Dear Jerry,
Tahukah kamu bahwa postingan ini diedit berkali-kali, diketik, diedit, dihapus, diketik lagi dan dihapus lagi karena aku bingung harus memulai tulisan ini dengan kalimat apa. 
Sesakit apa sakitmu? sakit sekali kah? 
Lelahkah kamu? Sedihkah kamu?
Aku ngga tau kata-kata motivasi apa yg cocok buat kamu, karena aku bahkan ngga bisa ngerasain apa yang kamu rasain. Aku cuma bisa dengar katanya-katanya dan katanya.

Dear Tuhan,
Karena aku percaya doa itu ngga harus selalu dengan menutup mata, maka tulisan ini adalah doa.
Maka aku titipkan satu nama diantara ribuan mimpi dan keinginan egoisku, satu nama diantara milyaran manusia di bumi yang aku yakini Kau kenal dengan sangat baik, Jerry Lolowang.
Dear Tuhan, 
Entah rencana seperti apa yang Engkau susun untuk seorang Jerry, tapi kuatkan hatinya untuk selalu percaya …….
Bahwa pada akhirnya, segalanya itu baik dan sempurna.
Bahwa cinta yang Kau punya teramat cukup dan tidak pernah kurang untuknya.
Bahwa Engkau terlalu kaya untuk sekedar mencukupkan segala keperluannya.
Bahwa telingaMu tidak pernah lelah untuk mendengar setiap doanya.
Bahwa bahkan keluhnya pun kau perhatikan dengan seksama.
Bahwa masih ada jutaan hari yang Kau sediakan untuknya…

Dear Tuhan,
Karena tulisan ini adalah doa, maka aku percaya saat ini pun Engkau sedang melihatku dan mungkin menggeleng-gelengkan kepalaMu karena kerunyaman dikepalaku sewaktu menyusun tulisan ini 🙂
Doa ini, jauh dari kata indah apalagi sempurna.

Dear Tuhan,
Kata orang aku ini anak kecil bodoh yg selalu percaya keajaiban, maka biarkanlah aku jadi seperti itu. AjaibMu menenggelamkanku, mengenyangkan  dan selalu memuaskanku. AjaibMu adalah candu.

Dear Tuhan,
Tebarkan sedikit saja percik ajaibMu kearahnya, kepadanya. Supaya dia bukan cuma jadi sekedar penonton kedahsyatanMu tapi juga jadi penerima dan penikmat ajaibMu.

Dear Tuhan,
Lekatkanlah setiap perkataannya dengan ucapan syukur tanpa ujung, karena di setiap pagiMu selalu ada kesempatan yang baru.

Dear Tuhan,
Karena aku percaya tidak satupun doa-doa yang sia-sia, maka apapun jawabMu, aku terima.
Amin.

>>>>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

Dear Jerry,
Kalau suatu waktu nanti, titik nadir menelanmu dalam – dalam, maka ingatlah untuk selalu berpegang pada  tangan kuatNya.
Kalau suatu waktu nanti dunia terasa pekat dan gelap, maka ingatlah terang yang adalah Dia.
Kalau suatu waktu nanti lelah mulai menguras asa, maka ingatlah janjiNya.
Dan hingga akhirnya segala sakit itu terkikis dan hilang, tertawalah sekuat yg ragamu mampu, berlarilah sekencang mungkin, melompatlah, dan lemparkan bolanya sembari berucap terima kasih Tuhan Yesus, ini hebat dan luar biasa.

Get well (REALLY) soon Jerry, God loves you so much.




Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

1 thought on “Get well (really) soon Jerry”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s