Untung ada malam

Terang, waktunya untuk berlari bukan berdiam
Dan lalu lelah, untung ada malam

Terang, saatnya terbangun bukannya tidur
Dan lalu lelah, untung ada malam

Malam, diam dan tidurku ada padamu
Lelah disandarkan pada bantalmu
Untung ada malam

-dari pemuja dan pencintamu, malamku-

PS : cintaku bukan pada senja saja tapi juga penghujung minggu, ahh kamu pun pasti juga :p

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s