Akibat dongeng

Hari ini aku baca dongeng pak janggut versi pdf. Dulu aku bacanya dimajalah Bobo, dulu sekali 🙂

Time flies begitu kata orang, memang iya waktu berjalan teramat cepat untuk direngkuh dan kadang terlalu lamban untuk dilalui, itu terkandung sikon sih.

Yang ada diperasaanku hari ini adalah waktu berjalan cepat, teramat cepat bahkan. Kadang ada suatu masa dalam diriku ingin sekali saja terperangkap pada masa dulu. Masa – masa kita teramat belia untuk memikirkan kurs rupiah, harga beras, kontrakan, pekerjaan, jodoh (eh).

Akibat baca Pak Janggut juga, tiba tiba jadi terbayang masa itu. Pertama kali baca pak Janggut waktu itu aku masih sd, dan bahkan hingga smp aku masih tenggelam dalam cerita keledai yang berbicara,  kucing yang berjalan tegak, putri dengan sepatu kaca, kantong ajaib dengan peralatan super canggih dan futuristik, kereta indah dari labu,pangeran tampan dari negeri antah berantah hmmm.

Indah ya.
Saking indahnya sampai kadang aku rela terperangkap di dimensi itu layaknya Alice in the wonderland. Kalau saja benar dan nyata kantong ajaib doraemon itu ada…… mungkin aku akan menyerupai Nobita yang  merengek – rengek kembali kemasa dulu dan tanpa sabar ingin melihat masa depan.

Kalau saja pak Janggut itu nyata maka saat ini aku sedang berbincang banyak sembari terpana dengan kebijakan dan caranya menyelesaikan masalah.

Dan kalau saja tongkat ajaib nirmala itu benar adanya, maka aku perlu tongkat itu untuk hari ini. Ada sekelompok orang yg ingin sehari saja kusulap jadi kelinci atau lalat atau malah batu, sehari saja tidak perlu lama, kasihan …..

Tapi sayangnya mereka semua ngga ada, mereka semua cuma hidup di buku – buku cerita waktu sd, mereka cuma nyata di majalah anak anak yang berulang kali kubaca semasa kecil dulu. 

Ah ya sudahlah, maaf jadi ngelantur ngalor ngidul, pikiran ku lagi ruwet seruwet gumpalan benang yg terulur berantakan dan serumit rambut dikepala yg jarang sampoan apalagi sisiran (eh).





*Pict taken from http://www.fabulouspetstore.com/files/1824502/uploaded/ZAB824Ca

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

2 thoughts on “Akibat dongeng”

  1. rangkaian kata – kalimat nya bagus, jadi inget masa lalu (eh)

    Penulisan ''(eh)'' adalah bentuk penegasan bahwa sipenulis keceplosan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s