Menunggu hujan

Aku belum pernah segelisah ini berdiri menghadap matahari, bulir bulir keringat yang turun deras menyeruak dari pori – pori kepalaku, mengalir melewati dahi dan hidungku.
Kapan terik ini akan berhenti, teriakku dalam lengang.
Aku meranggas merindukan hujan turun, sebentar saja kumohon, redupkan sedikit dan teduhkan aku

FreeHeader1_zps1af64460

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s