Kalut

Tadi pagi aku lihat pelangi, warnanya tidak selengkap yang kubaca dibuku pelajaran IPA. Konon harusnya warna pelangi itu mejikuhibiniu tapi yang kulihat cuma merah, hijau dan ungu saja.

Kemarin sore hujan akhirnya turun. Kali ini hujan yang pertama setelah berbulan-bulan kemarau. Aku tergoda untuk berlari layaknya aktris film india. Iya berlari sembari membawa selendang warna merah, berlali sembari menghentakan tangan dan kaki, berlari sembari menghampiri sebatang pohon……

Tidak ada pesan yang bisa diambil dari postingan ini jadi tidak perlu pusing – pusing memaknai kata per kata, aku cuman ingin menulis apa saja yang terlintas dipikiranku.

Ada suatu kalut dipikiranku, sesuatu yang terikat kuat dan sulit diurai. Sesuatu yang entah apa namanya itu.

e3923-img_20140102_133950

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s