Ya, aku, kamu dan kita

Kalau aku tahu siapa kamu, maka aku lebih baik berlari kearahmu, sedikit tergesa tak mengapa, ahh mungkin aku sudah putus asa.

Sayangnya sedikitpun tidak tersisa jejak yang bisa kuikuti, tidak dibuku ini dan tidak juga dijalanan ini, ahh mungkin bukan tidak, mungkin kamu memang belum sempat bertandang kesini.

Kapanpun, dimanapun (yang semoga tidak terlalu lama) sadari hadirku hanya dengan rasamu, tidak perlu berlelah meyakinkan diri, ketukan hati adalah suara terlantang yang menggema dikepala dan jiwa.

Ketika itu adalah iya, cukup anggukkan kepalamu, iya itu aku, dan aku melihatmu.

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s