November-Desember

Desember yang terlalu cepat datang, setidaknya itu yang aku rasa. 

Kalender di mejaku enggan beranjak dari bulan November, bahkan kalender dekat wastafel sudah membeku lebih dahulu di bulan September. Tahun ini belum berakhir kan Tuhan, desember masih menyisakan 30 hari lagi untuk diisi dan dinikmati, semoga yang didoakan pun terjadi.

Dear Tuhan,

Yang nampak kini hanya layar kosong, hanya saja kali ini aku sudah berbeda, November memberi banyak hal untuk direnungkan. Kali ini layar kosong itu aku pandangi dengan semangat membara dan keikhlasan luar biasa.

Sesungguhnya Engkau sedang merangkai keping – keping gambar hidupku, menyatukannya perlahan-lahan sesuai waktuMu, sampai akhirnya yang ada pada layar adalah gambaran bahagia.

Sesuai dengan waktuMu, mempercayai keberadaanMu dan pekerjaanMu.

Meyakini setiap janjiMu, mengikhlaskan diri untuk setiap jawaban dari rentetan doa dan ribuan harap yang melambung tinggi.

Apapun itu…..sungguh….. pada akhirnya semua adalah baik, aku percaya itu.

Ada amin disetiap titik kalimat ini, aku tahu Engkau tahu.

dari anakMu

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s