Doa yang runyam

Aku pernah dan bahkan sedang mengalami itu, entah kenapa kok isi kepala rasanya ruwet dan ga berpangkal apalagi berujung, muter muter aja gitu.

Hahhhh….*hela napas*

Doa yang seharusnya jadi alat komunikasi termudah antara manusia dengan penciptanya, malah jadi sedikit ruwet.

Banyak banget permintaan yang seharusnya diminta dalam suatu doa, tapi pas udah tutup mata eh malah buyar lagi.

Ahh maaf Tuhan, sejujurnya aku yg bikin ribet sendiri 😦

Duhh….random banget ya …

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s