In Him I place my Trust

Pagi tadi :

Aku pikir  Dia sedang memunggungiku, Aku pikir Dia memalingkan wajahnya dariku, Aku pikir Dia tidak lagi peduli padaku lalu perlahan meninggalkanku.

Aku pikir Dia tidak mendengarkanku, menganggap acuh semua doa  dan jeritan terdalam dari hatiku.

Aku pikir Dia tidak menampung tangisku di kirbat Nya, aku pikir cuma ada aku dan dunia ciptaanNya yang  kian runyam dan kejam.

Aku pikir Dia benar benar sudah menghilangkanku dari pandangan dan pikiranNya.

Aku yang adalah ciptaanNya, mempertanyakan keberadaanNya.

Siang ini:

Aku melihat daun daun dari ruang kerjaku, aku membayangkan semut-semut yang hilir mudik di tanah, kupu – kupu, burung – burung, bunga, pohon, angin, matahari.

Lalu aku memilih untuk percaya buta pada yang mencipta.

*Berhubung suasana hati udah membaik dan stabil trus pas liat draft kok berasa ngeganjel gitu kalo tulisan ini kelamaan ga dipublish jadi (weww) sekian lah postingan haru biru penuh keputus asaan ini*

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s