Pray for Pakistan

Pagi ini aku baca berita di internet tentang pengeboman di Lahore – Pakistan. Hingga tulisan ini dipostingkan pihak Taliban lah yang mengaku bertanggung jawab terhadap kejahatan keji tersebut.

Iya bom itu kejahatan keji! Dan para pengebom adalah orang-orang keji!! Orang -orang yang hati nuraninya sudah buta, manusia yang tidak manusiawi bukanlah manusia.

Apalagi kalo dari berita yang aku baca di web Republika , pengeboman itu dilakukan dengan target penduduk yang beragama nasrani dan pemeluk agama minoritas lainnya. Shit lagi – lagi agama yang jadi kambing hitam. Sampai sekarang aku ngga paham kenapa ada orang-orang super bebal yang ngga menghargai perbedaan, toh ngga ngganggu kan? Kenapa sih mesti ngbunuhin orang ngga bersalah dan ngga tau apa-apa.

Dan akalku benar benar buntu untuk mencerna suatu ungkapan bahwa darah orang-orang diluar agama yang konon dianut oleh pengebom adalah halal untuk dibunuh? Oh my God, gini ya Tuhan mana sih yang sekejam itu?

Aku nasrani dan aku  tinggal dilingkungan yang mayoritas muslim, entah itu dirumah (iya dirumah karena sepupu2ku, om dan tanteku mereka muslim), di sekolah (sd-smp-sma sampai kuliah), dikantor, dimana-mana tapi ngga pernah tuh mereka berpikiran untuk memusnahkan aku beserta ibu bapak kakak adikku yang notabene agamanya berbeda dari mereka.

Wahai para pengebom, Tuhan yang mana sih yang kalian sembah ?

Iklan

Penulis: biruselalubaru

Seorang anak, seorang karyawan, seorang adik dan juga seorang kakak, pecinta liburan dan akhir pekan, pemikir kelas ringan, dunia itu abu abu tidak ada yang hanya jahat saja ataupun baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s