Don’t worry

Reply 1988

keudaeyeo amu keokjeong hajimarayo
uri hamkke norae habsida
keudae apeun ki.eokdeul modu keudaeyeo
keudae gaseume gipi mudeo beorigo

jinagan geoseun jinagan daero
keureon uimiga itjyo
tteonan i.ege noraehaseyo
huhoe eopsi saranghaetnora malhaeyo

keudaeneun neomu himdeun iri manhatjyo
saeroumeul irheo beoryeotjyo
keudae seulpeun yaegideul modu keudaeyeo
keudae taseuro hulhul teoreo beorigo

jinagan geoseun jinagan daero
keureon uimiga itjyo
uri da hamkke norae habsida
huhoe eopsi kkumeul kku.eotda malhaeyo

jinagan geoseun jinagan daero
keureon uimiga itjyo
uri da hamkke norae habsida
huhoe eopsi kkumeul kku.eotda malhaeyo

jinagan geoseun jinagan daero
keureon uimiga itjyo
uri da hamkke norae habsida
huhoe eopsi kkumeul kku.eotda malhaeyo
saeroun kkumeul kkugetda malhaeyo

[Translations]

My dear, don’t you worry about a thing
Let’s just sing together
My dear, all of your painful memories
Just bury them deep in your heart

Just let the past be the past
It’s meaningful in that way
Just sing to the one who left you
Say you loved them with no regrets

You suffered so many hardships
You lost what it meant to be new
Let out all the hardships you went through
Let yourself go from the blame

Just let the past be the past
It’s meaningful in that way
Let’s all sing together
Say you dreamed with no regrets

Just let the past be the past
It’s meaningful in that way
Let’s all sing together
Say you dreamed with no regrets

Just let the past be the past
It’s meaningful in that way
Let’s all sing together
Say you dreamed with no regrets
Say you’ll dream new dreams

[Romanized by: sleeplessaliana]
[Korean lyric by: naver music]
[Translated by: kbsworld]

Please take out with full credit

Iklan

Jarak

Siang itu, sewaktu kau berjalan ke arahku, disekian puluh langkah, kutelisik wangi mu, diam mu, pandang mu.

Dekat sekali aku padamu.

Sorenya dalam rentang yang hanya terpisah meja, kusadari jauh mu.

Wangi mu, diam mu, pandang mu.

Kau dan aku dalam jarak yang tak jua bersahabat.

index
sumber ://www.themarkeworld.com/death-valley/coming-from-the-distance/r a caption

 

:p

Ayo, jangan kecewa untuk kehilangan yang bahkan belum dipunyai.

Khayalan memang kejam, naskah disusun dengan indah tanpa cela menjebak siapa saja yang terlena.

Ayo sekarang saatnya tertawa, terbahak karena bodohnya diri yang rela terperangkap.

 

Audit menjelang resign

Buat orang-orang yang kerjanya di industri farmasi apalagi di bagian pemastian mutu alias QA pasti familiar banget sama yang namanya audit, entah itu audit dari institusi luar (Badan POM RI, Balai POM) atau dari internal perusahaan.

Kebetulan aku sendiri udah jadi anggota tim QA selama lebih dari 5 tahun dan sepanjang tahun itu audit yang udah departemen aku hadapin ada sekitar lebih dari 10 audit dari   institusi luar. Kebanyakan audit yang tim aku hadapin itu dari Badan POM RI sama beberapa dari Badan POM luar negeri.

Suka duka audit

Audit  (apalagi yang dalam negeri) banyakan dukanya daripada sukanya 😀 mulai dari deg-degannya, capeknya, pusingnya wahh pokoknya pengen cepet closing aja gitu. Nah beda cerita sama audit dari luar, auditornya kan ga pada bisa bahasa Indonesia jadi kadang mereka menerima dengan lapang dada penjelasan kita dan malahan mereka kayaknya yang pengen cepet udahan karena puyeng 😛 oh iya kalo auditor dari luar pas hari terakhir audit biasanya mereka ga full day karena mereka biasanya minta diajak makan malam atau jalan ke mall mana gitu.

Nah kalo sukanya ya itu pas bagian entertain kita bisa ikutan dinner, jalan sekalipun ga ikutan belanja kayak mereka sih 😦 trus pengetahuan bertambah dan mayan lah bisa mengasah kemampuan bahasa inggris yang ala kadarnya ini.

Audit Badan POM

Dari tanggal 16 sampai hari ini kantorku lagi diaudit Badan POM RI lantaran beberapa produk kami TMS. Riweuhnya audit TMS kurang lebih mirip audit CPOB eughhh.Dari pagi ampe jam segini belon kelar juga, capeknya booo hilir mudik bawa dokumen ini itu, bikin dokumen ini itu ….. sekarang aja pinggang udah pegel huhuhuuu

Audit TMS adalah audit pertama kami ditahun ini, audit mulu bosen ga? kalo ada yg nanya gitu jawabannya adalah bosen gileee !!

Menjelang resign


 

Well postingan ini ngga sengaja aku liat di draft setelah aku sukses resign dari kantor yang lama 🙂 Sekarang ini aku lagi meniti karier yang malah berkebalikan sama kerjaanku sebelumnya.

Kalo dulu seringnya jadi auditee sekarang aku sedang dalam masa probation untuk jadi auditor ISO (Puji Tuhan).

Doain ya biar lancar biar cepet lulus masa probation biar lega hehehee.

Jalan panjang jadi auditor

Holaa semua (kek yg baca banyak ajah)

Aku mau cerita tentang jalan panjang aku ngwujudin cita-cita jadi auditor. Jadi setelah technical paper-ku  di approve sama HO aku akhirnya dijadwalin buat witness audit disalah satu perusahaan pengelola dana pensiun. Witness audit itu step akhir buat menguji kemampuan junior auditor bahwa he/she menguasai teknik audit dan mampu melakukan audit dengan baik sesuai dengan audit plan yang sudah disusun sebelumnya.

Persiapan witness

Beberapa hari sebelum hari H aku coba baca-baca report audit tahun sebelumnya, trus bandingin sama report audit perusahaan asuransi lainnya, trus nyatet-nyatet sembari berandai-andai kalo pas ngaudit nanti nanya apaan aja.

H-1 rasanya deg-degan tapi excited, oiya sebelum-sebelumnya aku minta doa restu dulu dari mamah dan sahabat2 supaya witness auditnya lancar dan aku bisa diapprove jadi auditor.

Hari H

Pagi-pagi aku bangun dengan keyakinan teguh bahwa pasti bisa. Jreng..jreng akhirnya aku witness juga dan yang jadi witnessor-nya senior auditor yg super pinter, super luwes dan super keibuan hehee namanya ibu Rita.

Blaa…blaa..blaa akhirnya kelar juga witness-nya dan sebelum closing meeting aku diajak ngobrol heart-to-heart, face-to-face, eye-to-eye sama beliau dan beliau bilang overall aku udah bagus tapi tetep butuh 1x lagi huhuhuuuu aku syedihhh 😦

Ekspektasi dan kenyataan tidak sejalan…. padahal pengennya langsung approved dalam sekali coba. Sepanjang perjalanan pulang jkt-depok aku ngrenung dan dapatlah pencerahan dan kesadaran diri bahwasanya aku tuh masih buanyak kurangnya masih banyak yg kelewat pas audit dan adalah wajar aku ngga langsung diapproved saat itu juga.

Besoknya

Aku ngga inget ini tepat besoknya atau beberapa hari kemudian, yang pasti aku diajak ngobrol secara mendalam sama ibu Rita tentang hasil witness kemaren. Dijelasin lah (dan dipaparkan pake tabel) plus dan minusnya aku. Boo minusnya buanyak pisan dan plusya cuman 2 hehehe.

Intinya pas witness audit kemaren ada beberapa hal penting yang ga ke cover trus time management juga ga bagus (karena MR ga keaudit waktu itu) tapi plusnya adalah aku punya kecepatan mengetik yang cukup mumpuni 😀 dan hubungan yg baik dengan auditee (mungkin maksudnya ini karena pas ngaudit kemaren aku nanyanya ga songong dan diselingi tawa dan sikap hormat) kali loh ya 🙂

Hari ini

Siang ini, pas aku lagi mosting ini, aku lagi nyusun paperku yang ketiga (temanya tentang manufacturing plastic) agak mentok bikin papernya karena agak ga kebayang sekalipun udah browsing sana sini. Banyak yang pengen ditulis tapi bingung nyatuinnya di satu tulisan.

Oiya bulan depan aku dijadwalin lagi utk witnessku yg kedua, kali ini di perusahaan asuransi di daerah Karawaci. Persiapan sedikit demi sedikit udah mulai dicicil, baca report tahun sebelumnya dan belajar klausul ISO lagi. Doain ya para pembaca sekalian semoga yg kali ini nilainya dianggap cukup buat diapproved supaya masa probation bisa cepet kelar 🙂

Sukses itu hasil kerja sama yang baik antara persiapan dan kehendak Tuhan, we do our part and let God do the rest -anomim-