Bromo

Sebenernya pengen banget cerita panjang lebar tentang liburan kami ke Bromo, Malang dan Batu beberapa bulan yang lalu.. Sayangnya aku ngga senaratif itu orangnya jadi malah bingung mau mulai nulisnya dari mana. Jadi daripada ngga ada cerita sama sekali mending posting fotonya dulu aja ya 🙂

IMG-20140730-WA0009

 

IMG-20140602-WA0014

 

Holiday beybeh at Bromo

 

IMG-20140602-WA0008

 

IMG-20140731-WA0003

 

Pokonya liburan ke Malang dan sekitarnya itu berkesan banget, karena sampai hari ini itu jadi liburan terjauh kami 😀 katro ya

Iklan

Ema-ku lagi sakit

Empat bulan belakangan ini hampir tiap weekend selalu dihabiskan di Cirebon, hal ini dikarenakan nenekku (aku manggilnya ema) lagi sakit dan terbaring dirumah sakit.
Kalo diitung – itung ema-ku itu tiap bulannya selalu opname, setidaknya dalam 4 bulan ya udah 4x keluar masuk RS. Penyebabnya karena usia. Ema-ku itu usianya udah 88 jalan ke 89, udah tua tapi aku masih bisa liat semangatnya untuk sembuh.
Dokter bilang sakitnya ema ku itu murni karena faktor usia karena setiap kali diukur pasti tekanan darahnya normal, gula darah juga normal, suhu badan normal. Emang ada satu yg ngga bisa dilawan manusia, memang udah kodratnya manusia itu menua, seperti layaknya pohon yang batangnya makin renta….
Saking seringnya bolak-balik RS, perawat disana sampe ada yg dengan teganya bilang supaya ema dipulangin aja (DAMN!!!!) padahal lagi menuju ICU tuh. Pengen teriak didepan perawat gila itu rasanya, sayang aku ga ada disana waktu kejadian. Perawat ko ngomongnya begitu, sama sekali ngga ngebangun! Urusan umur kan ditangan Tuhan, keluarga kan yg penting melakukan semaksimal mungkin, lagi siapa coba yg bisa ngedebat keajaibannya Tuhan? No one!!! camkan itu wahai perawat ga tau diri!!!!!
Hufffttt sepertinya aku harus menahan emosi baik-baik.
Weekend kali ini pun sepertinya aku bakal mudik lagi kesana. Dan oiya, biaya tagihan RS udah keluar, sampai dengan jumat lalu totalnya udah menyentuh angka 21 juta. Banyak ya? Tapi ema kan cucunya banyak jadi bisa patungan. Ahh andai saja Tuhan kasih aku uang cash 20 jt saat ini juga (entah gimana caranya) bakal aku kasih semuanya buat biaya opname ema (semoga didengar Tuhan). Ga akan aku ambil sepeser pun.
Ditengah kekagetan soal biaya opname, entah kenapa ada satu kelegaan yg aku rasain. Mungkin ini yg namanya hasil dari ikhlas, berserah dan mengimani. 20 juta memang bukan jumlah kecil, dan jumlahnya makin membengkak tiap harinya, jujur aku ga punya uang segitu, patungan pun aku mesti bobol tabungan yg cuman 2 juta itu, ditambah bulan depan yg bisanya aku cuman 2 juta lagi. Dari sejuta rasa khawatir dan bingung yg terlintas dikepalaku ini, jauh dilubuk hati terdalam terselip satu keyakinan bahwa uang sejumlah itu atau sejumlah berapapun nantinya pasti terpenuhi, pasti tercukupi.
Aku sampai pada satu kesadaran luar biasa, untuk setiap kekhawatiran pasti ada jalan, untuk setiap pintu tertutup pasti ada pintu lain terbuka dan untuk setiap keterbatasan pasti ada kemampuan. Tuhan menciptakan bumi begitu detil dan begitu sempurna, daun yg hijau, hujan yg turun, air yg kita minum, udara, hewan, manusia, saluran pencernaan yg rumit, saluran pernafasan yg juga tak kalah rumit, semuanya sempurna tanpa cela.
Dan aku, ga ada satu pun alasan yg bisa aku ajukan ke Tuhan buat ngedebat perbuatannya. Dia yg membuat bunga bakung lebih indah daripada pakaian Salomo, dia yg mencukupkan makanan burung burung diudara, dan Dia saja yg akan dan sedang dan akan selalu mencukupkan setiap kebutuhan manusia yang juga adalah ciptaanNya. 
Dari sekian tahun perjalananku mengenal Dia, ga pernah sekalipun Dia biarin aku kelaperan bahkan disaat uang dilemari benar benar ga bersisa (ini beneran kejadian nyata). Jadi masa iya yg 20 juta itu ga dicukupi? Tuhan juga paham uangnya buat apa, bukan buat foya – foya kok. 
Ini percaya butaku, ini imanku, ketika semuanya terjadi diluar keinginanku, maka yg diperlukan cuma percaya bahwa segala sesuatu terjadi untuk kebaikan saja. Semuanya…… tanpa terlewat. 
Dear Tuhan Yesus,
Aku tahu kau tahu.
-Anak Mu-

Kenali aku karena aku adalah tulisanku

Aku suka menulis, menulis membuka banyak pintu yang amat sulit didobrak dikehidupan nyata. Aku terlalu diam untuk bercerita dan berbagi dan terlalu bosan (kadang) untuk mendengar. Jemariku amat paham dan mengenal dengan baik suara hati, erat begitulah kurang lebih. Jemari dan hati berduet dengan sangat harmonis diatas keyboard, ahh itulah aku.

Yang aku tulis tidaklah selalu yang aku alami, kebanyakan malah berupa pandangan dari suatu peristiwa. Tulisanku adalah perasaanku terhadap bayangan-bayanganku, cerita teman-temanku, apa yang aku lihat, apa yang aku dengar, dan perasaanku terhadap apa yang aku rasa.

Karena aku tidak sepenuhnya diam, aku berbicara sekalipun tidak selalu terdengar lisan. Bukankah dalam senyap suara terdengar lebih lantang. Jabat tanganku, kenali aku bukan hanya dari tampilan saja, bersahabatlah dengan tulisanku, dalami dan kita akan saling memahami.

Feeling Good

Genap 31.
Selamat hari baru.

Birds flying high; You know how I feel
Sun in the sky; You know how I feel
Breeze driftin’ on by; You know how I feel
It’s a new dawn 
It’s a new day
It’s a new life 
for me
And I’m feeling good

…………

That’s what I mean
And this old world is a new world
And a bold world
For me

…………..

I’m feeling good
I feel so good
I feel so good

~ Michael Buble~

Terima Kasih Karena Sudah Dan Akan Selalu Ada

Meminta dan lalu menerima banyak, selalu begitu
Meratap miskinnya diri tanpa kekayaan dari Sang Pemberi
Bersedih untuk kasih yang tidak pernah disadari
Menagih untuk janji yang selalu ditepati
Menjadi malu karena apalah aku

Tidak ada yang terlalu jauh untuk diraih
Tidak ada yang terlalu tinggi untuk digapai
Tidak ada yang terlalu besar untuk digenggam
Selalu cukup dan tidak pernah kurang

Melihat dari sisi yang dewasa
Bahwa semuanya sudahlah ada

Membolak-balik buku ajaib
Tersihir oleh kata-kata bijak
Terjebak dalam tenang yang dalam

Dan terima kasih Tuhan untuk banyak waktu yang masih tersisa
Terima kasih untuk tangan hangat yang selalu ada
Terima kasih untuk kaki kuat yang siap menjejak
Terima kasih untuk harapan yang selalu tersedia
Terima kasih untuk tawa
Terima kasih untuk luka

Dan terima kasih untuk menjadi Bapa.

Lilin Tanggal 31

Tiup lilinnya dan ucapkan permintaanmu :
Genapkan setengah hatiku pada Mu dan lengkapkan yang seharusnya satu.
Aku tahu Kau tahu melebihi yang aku tahu
Semoga ada amin yang terselip dari titahMu.
Selamat ulang tahun, untukku.
“Every year on your birthday, you get a chance to start new”
Sammy Hagar


Semangat (masih) Pagi

Hey dunia, ramahlah pada ku, pada ibu ku, pada saudara2 ku, pada teman2 ku
Bukan cuman pagi ini saja, tapi siangnya lalu sorenya hingga malamnya
Oiya, besok pun demikian juga ya, lalu besoknya, besoknya lagi dan berjuta besok
-Doa paling tulus-
*Pict : createasfolk.com