Jurnal Syukur 1

Katanya bersyukur itu membuat manusia jadi lebih bahagia dan sehat, jadi mari kita bersyukur 🙂

Bersyukur mulai dari hal paling kecil yang kadang luput dari pikiran kita, mulai dari sekarang :

  1. Pagi ini bangun dengan sehat, dengan keluarga yg masih lengkap
  2. Bangun tidur ga usah keburu-buru, karena rumahku dekat kantor, bangun jam 5 masih bisa gelelengan bentar, nonton infotainment, serial korea, makan biskuit, dan ga perlu kena macet
  3. Berangkat kantor masih bisa jalan sembari olah raga, masih bisa ngliat matahari, terpapar cahayanya, hangatnya…
  4. Sampai kantor, wah ruang kantorku adem, ada ac, laptop keren, temen kantor yg baik 
  5. Ibuku sehat, itu kabar terbahagia 
  6. Dan yg penting aku sehat, masih bisa jalan, nafas, senyum, ketawa, bahagia
Ya aku bersyukur buat itu semua, jadi terima kasih Tuhan Yesus, terima kasih buat semuanya, semoga jurnal ini akan terus ada
Iklan

Lets talk, soul!

Pendetaku kemarin bilang, bicaralah dengan jiwa, wahai jiwa tenanglah, bersukacitalah.
Dan jauh sebelum aku dengar kotbah itu, aku sudah melakukannya, ya aku bicara dengan jiwa, jiwaku.
Entah ada berapa jiwa dalam 1 tubuh manusia, mungkin cuma ada 1, jiwa yg satu berinteraksi dengan dirinya sendiri, bertanya dan menjawab sendiri. Atau mungkin 2, 2 jiwa saling mendengar, bertanya, menjawab atau malah 3 ah kalo yg ini rasanya mustahil, terlalu banyak dan terlalu sesak, ahh ya sudahlah berapapun jumlahnya.
Jiwaku yang entah ada berapa ini sering sekali saling bertanya, menjawab, berbicara, menguatkan.
Jiwaku, tenanglah, pada akhirnya semua akan baik-baik saja

Tenanglah, bahagialah, tenanglah, tersenyumlah, tenanglah, hiduplah, sehatlah, bahagia, ya bahagialah.

Ppict taken from http://www.briseeley.com 

Bahagia itu sederhana

Kalau bahagia itu sederhana, maka aku sedang bahagia 🙂

  1. Menikmati hujan tanpa perlu kehujanan, malah bisa sambil nge-blog dan ngedengerin lagu buatku adalah BAHAGIA
  2. Tertawa bersama teman satu ruangan itu adalah BAHAGIA
  3. Makan kue cincin sambil kerja adalah BAHAGIA
  4. Bahagia tanpa perlu tau alasannya adalah BAHAGIA
See, aku tuh lagi BAHAGIA karena tau bahwa BAHAGIA ITU SEDERHANA 🙂

Hari ini hujan (lagi)

Hari ini hujan lagi, aku suka hujan, aku suka mendengar suara hujan yang  berjatuhan, aku suka melihat tanah yang basah karenanya, aku suka mencium wangi hujan, aku suka berjalan diantara hujan kadang berlari, aku suka merentangkan tanganku diantara hujan, aku suka langit sehabis hujan, aku suka sejuknya.

Tapi aku tidak suka mendungnya, aku tidak suka kilatnya, aku tidak suka bunyi gemuruhnya, aku tidak suka angin besarnya, aku tidak suka suasana sendunya.
Picture taken from odeliajulita.blogspot.com


Rumah Impian

Seperti apa rumah impianmu ? kalau aku hmm rumah impianku adalah yang kayak gini :


Rumah yang hangat. Bukan rumah dengan banyak tiang dan pilar, bukan rumah klasik yang dingin ataupun rumah minimalis yang teratur. 
Rumah dengan halaman yang luas dan berpagar rendah yang terbuat dari kayu yang dicat putih atau vernish. Halaman yang luas dengan pepohonan rindang dan rumput jepang yang menghampar, bukan halaman yang terlalu diatur sedemikian rupa peletakannya, besar kecilnya, bentuk pohonnya,dsb.
Rumah yang eco-green a.k.a ramah lingkungan, dibagian atapnya dipasang panel tenaga surya sebagai pengganti listrik dari PLN, o iya dan ada taman diatapnya, jadi semua air sisa pemakaian bisa digunain untuk nyiram taneman :).

Bukan rumah dengan banyak pajangan pecah belah yang bisa dilihat tapi ga bisa (baca sayang) untuk disentuh, bukan rumah dengan banyak kursi kaku yang bahkan ga pernah didudukkin oleh penghuninya.
Rumah yang hangat, dengan dapur luas berhadapan dengan halaman belakang dan kolam ikan, sekat dapurnya bisa dibuka jadi sambil masak ataupun makan bisa liat halaman belakang, sambil denger bunyi air kolam, gemerisik daun, siulan burung.

Halaman yang luas dengan sepasang ayunan tempat anak2ku nanti bermain (^_^), disana nanti kami akan bermain sembari kehujanan, main tanah, mengenal daun ………..
Aihh indahnya, semoga Tuhan ngijinin semua itu terjadi ya. Amin.

Rumah impianku, terinspirasi dari banyak cerita mulai dari Little House, majalah Bobo sampe google 😀